TANGGAPAN MASYARAKAT TERHADAP PROGRAM JAMPERSAL DI WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN KOTA MADIUN

Diposting pada: 2014-11-20, oleh : Ali Haidarillah, Kategori: E-Jurnal Keperawatan

 

 

 

Muncul Wiyana*, Dony Noerliani**, Istikomah**

1. Program D3 Akademi Keperawatan Dr. Soedono Madiun, Jawa Timur 63117, Indonesia

*Email:  wiyana@yahoo.com

 

Abstrak

 

Pendahuluan: Untuk mempercepat pencapaian Millenium Development Goals (MDGs) tahun 2015 khususnya menurunkan angka kematian ibu dan bayi Kementerian Kesehatan meluncurkan program Jaminan Persalinan (Jampersal). Pelaksanaan program Jampersal masih perlu mendapat perhatian. Evaluasi Jampersal oleh Dinas Kesehatan  Kota Madiun bahwa belum semua bidan praktek swasta bersedia menjalin kerja sama dalam pelaksanaan Jampersal. Tahun 2011 terjalin kerjasama dengan BPS sebanyak 28% dan  meningkat menjadi 45% diawal tahun 2012.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan masyarakat terhadap pelaksanaan program jampersal di wilayah dinas kesehatan Kota Madiun. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Populasi adalah sekelompok subyek yang menjadi  obyek atau sasaran penelitian (Notoatmodjo, 2003). Populasi dalam penelitian adalah : Seluruh ibu  bersalin yang menggunakan program jampersal di Rumah Bersalin (RB) dan Bidan Praktik Swasta (BPS) di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kota Madiun. Besar sampel untuk 30 ibu bersalin dan 7 bidan BPS / RB yang bekerja sama dengan program Jampersal. Sebagai pembanding digunakan 30 informan masyarakat yang tidak menggunakan Jampersal dan 7 bidan yang tidak bekerja sama dengan Jampersal. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat bidan terhadap Program Jampersal masih rendah, sosialisasi program Jampersal belum menjelaskan proses klaim secara rinci, prosedur administrasi (klaim) masih dianggap terlalu rumit dan waktu tunggu untuk proses pencairan klaim Jampersal masih dirasakan terlalu lama serta nilai nominal Jampersal khususnya biaya persalinan masih dianggap kurang sesuai dengan pola tarif standar pelayanan persalinan. Hasil tanggapan masyarakat bahwa Jampersal meringankan beban masyarakat tidak mampu, Sosialisai program ke masyarakat sudah baik, syarat untuk mendapatkan pelayanan Jampersal sangat mudah dan masyarakat mengharapkan Program Jampersal dilanjutkan terus dengan biaya jaminan yang diperbesar serta seluruh bidan dapat melayani Jampersal. Kepuasan masyarakat terhadap layanan bidan rata-rata sangat tiggi menggambarkan kepuasan yang baik. Diskusi: Diharapkan pemerintah membuat langkah kebijakan yang mengikat bidan agar bekerja sama dalam program, mensosialisasi secara detail proses klaim, membuat Standar Pelayanan Minimal dalam pelayanan klaim Jampersal sehingga waktu tunggu pencairan dana lebih cepat.

 

Kata Kunci: Jampersal, Bidan, Masyarakat, Tanggapan, kepuasan

 

Abstract

 

Introduction: In order to accelerate the achievement of the Millennium Development Goals (MDGs) by 2015, especially in reducing maternal mortality and infant health ministry launched a Delivery Guarantee (Jampersal). Jampersal implementation still needs attention. Several factors are thought to cause low absorption is low interest midwife, culture and lack of public knowledge challenged Jampersal program. Evaluation Jampersal Madiun Health Department has not all private midwives are willing to cooperate in the implementation. In 2011 established cooperation with Midwives in Private Practice as much as 28% and increased to 45% beginning in 2012. The purpose of this study is to determine the society response to the implementation of programs in the area of ​​health department Jampersal Madiun. Method: The research design used in this study is descriptive research. The population is a group of subjects who became the object or target of research (Notoatmodjo, 2003). The population was: the entire maternal use Jampersal program in maternity hospitals and private practices and the entire Midwives in Private Practice and the Maternity Hospital region of Madiun Health Office work. The sample size for the 30 maternal and 7 Midwives in Private Practices/ Maternity Hospital in collaboration with Jampersal program. As a comparison used as the informant 30 people who are not using Jampersal and 7 midwives who do not cooperate with Jampersal. Results: This research shows that interest Midwives against Jampersal program remains low, socialization programs Jampersal not explain in detail the claims process, the Administrative Procedure (claims) are still considered to be too complicated, the waiting time to process claims disbursement Jampersal still felt too long, the nominal value Jampersal especially labor costs still considered to be less in accordance with the standard rate patterns of service delivery. The result of the public response is Jampersal ease the burden of the people cannot afford, Socialization programs to the community has been good, the requirement to obtain very easy Jampersal services and community expect continued Jampersal program continues with an enlarged collateral costs as well as all midwives can serve Jampersal. People's satisfaction with maternal health services is very high average portrays a good satisfaction. Discussion: Government is expected to make binding policy measures midwives to work together in the program, socializing in detail the process of the claim, made ​​in the Minimum Standards of claims service Jampersal so the wait time is faster disbursement.

 

Key Words: Jampersal, Midwives, Community, Feedback, satisfaction

Selengkapnya unduh
Mohon tinggalkan jejak


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.m-edukasi.web.id
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini

Forum Multimedia Edukasi  www.formulasi.or.id

JADWAL MATAKULIAH 20161

JADWAL MATAKULIAH SEMSETER 20161 GANJIL TAHUN AKADEMIK 2016/ 2017 DAPAT DI UNDUH

Diterbitkan pada: 2016-09-04 Oleh: Ali Haidarillah

Perkuliaan Semeseter Genap

pada tanggal 2017-02-20
Tempat : Akademi Keperawatan Dr. Soedono Madiun
Keterangan : Perkulihaan Semester Genap di mulai 20 Februari 2017 dimohon untuk registrasi 13 -19 Februari 2017 dan membayar spp.. untuk pembayaran bisa dilakuakan via transfer an. Penerimaaan Akper Madiun Rek. 0051033183 Bank Jatim Kcp. Madiun

Pendaftaran PMB AKPER

pada tanggal 2017-03-01
Tempat : Akademi Keperawatan madiun
Keterangan : Pendaftaran PMB AKPER Dr. SOEDONO Belum dibuka.. informasi lebih lanjut akan disampaikan via web

www.m-edukasi.web.id blog guru
251706 Total Hits Halaman
88462 Total Pengunjung
36 Hits Hari Ini
24 Pengunjung Hari Ini
1 Pengunjung Online