RUU Keperawatan Disahkan, Ini Untungnya Jadi Suster

Diposting pada: 2015-02-20, oleh : Ali Haidarillah, Kategori: Tanpa Kategori

Liputan6.com, Jakarta Ketidakjelasan pembahasan RUU Keperawatan yang selama ini menggantungi para perawat akhirnya berbuah manis. RUU Keperawatan secara resmi disahkan DPR pada Kamis 25 September 2014. Dengan begitu, maka ada banyak keuntungan yang bisa diperoleh seorang suster atau perawat.

Sebelumnya, data dari Kementerian Kesehatan hingga tahun 2014 mencatat, ada sekitar satu juta perawat di seluruh Indonesia, angka tersebut adalah angka terbesar dari seluruh jenis tenaga kesehatan yang ada. Jumlahnya yang besar ini ternyata tidak dibarengi adanya peraturan yang jelas dalam melindungi hak dan kewajiban perawat.

Sebelum ada RUU Keperawatan, tidak ada yang mengatur masalah Keperawatan secara komprehensif yang dapat memberikan perlindungan dan kepastian hukum baik bagi perawat maupun bagi pasien.

Untuk membahas lebih lanjut, Liputan6.com mencoba menelaah keuntungan para perawat dari isi RUU Keperawatan sebagai berikut seperti ditulis Jumat (26/9/2014):
RUU Keperawatan Disahkan, Ini Untungnya Jadi Suster

1. Latar belakang perawat jadi lebih jelas dan terstruktur

Dalam RUU Keperawatan diatur mengenai pendidikan perawat, semisal perawat terdiri dari perawat vokasional dan perawat profesional.

Perawat vokasional adalah seseorang yang telah lulus pendidikan Diploma III Keperawatan dan Sekolah Perawat Kesehatan yang terakreditasi dan diakui oleh pejabat yang berwenang. Sedangkan Perawat profesional adalah seseorang yang lulus dari pendidikan tinggi keperawatan dan terakreditasi, terdiri dari ners generalis, ners spesialis dan ners konsultan.
Latar belakang jelas


2. Kepastian dan perlindungan hukum untuk perawat

Pada pasal 3 disebutkan, RUU Keperawatan bertujuan untuk memberikan perlindungan dan kepastian hukum kepada penerima dan pemberi jasa pelayanan keperawatan. Termasuk dalam memberikan tindakan keperawatan langsung, pendidikan, nasehat, konseling, dalam rangka penyelesaian masalah kesehatan.

3. Pembentukan Konsil Keperawatan

Seperti dokter yang memiliki Konsil Kedokteran, dengan adanya RUU Keperawatan ini, perawat memiliki Badan pengatur dan pengawas dalam menjalankan tugas keperawatannya.

Seperti dijelaskan dalam pasal 9, tugas Konsil Keperawatan termasuk menyetujui dan menolak permohonan registrasi perawat, mengesahkan standar kompetensi perawat yang dibuat oleh organisasi profesi
keperawatan dan asosiasi institusi pendidikan keperawatan, menetapkan ada tidaknya kesalahan yang dilakukan perawat, menetapkan sanksi terhadap kesalahan praktik yang dilakukan perawat dan menetapkan penyelenggaraan program pendidikan keperawatan. Setiap perawat yang akan melakukan praktik keperawatan di Indonesia juga harus memiliki Surat Tanda Registrasi Perawat (STRP).
Kepastian dan perlindungan hukum

5. Kejelasan Praktik

Dalam RUU Keperawatan, setiap perawat juga diijinkan melakukan praktik keperawatan mandiri di Indonesia dengan syarat yang ditentukan oleh Konsil Keperawatan.

6. Kejelasan hukum bagi suster asing

Tak hanya mengatur perawat dalam negeri, RUU Keperawatan ini juga mengatur perawat asing yang akan melaksanakan praktik keperawatan.

7. Kejelasan layanan pada pasien

Tak hanya memberikan kejelasan hukum, para perawat Indonesia juga dengan jelas memiliki hak dan kewajiban layanan terhadap pasien seperti tertulis dalam pasal 43 dan 44.
Kejelasan praktik


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.m-edukasi.web.id
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini

Forum Multimedia Edukasi  www.formulasi.or.id

JADWAL MATAKULIAH 20161

JADWAL MATAKULIAH SEMSETER 20161 GANJIL TAHUN AKADEMIK 2016/ 2017 DAPAT DI UNDUH

Diterbitkan pada: 2016-09-04 Oleh: Ali Haidarillah

Perkuliaan Semeseter Genap

pada tanggal 2017-02-20
Tempat : Akademi Keperawatan Dr. Soedono Madiun
Keterangan : Perkulihaan Semester Genap di mulai 20 Februari 2017 dimohon untuk registrasi 13 -19 Februari 2017 dan membayar spp.. untuk pembayaran bisa dilakuakan via transfer an. Penerimaaan Akper Madiun Rek. 0051033183 Bank Jatim Kcp. Madiun

Pendaftaran PMB AKPER

pada tanggal 2017-03-01
Tempat : Akademi Keperawatan madiun
Keterangan : Pendaftaran PMB AKPER Dr. SOEDONO Belum dibuka.. informasi lebih lanjut akan disampaikan via web

www.m-edukasi.web.id blog guru
251726 Total Hits Halaman
88462 Total Pengunjung
56 Hits Hari Ini
24 Pengunjung Hari Ini
1 Pengunjung Online